Pastikan Mutu Benih Unggul, BRMP Maluku Utara Monitoring Produksi Bibit Pala di Halbar dan Ternate
Jailolo & Ternate - BRMP Maluku Utara bersinergi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan, BBPPTP Ambon, Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara, Dinas Pertanian Kota Ternate, dan Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera barat bersama-sama melakukan monitoring terhadap peyediaan bibit pala dari CV Malangka di Kabupaten Halmahera Barat dan Kota Ternate pada tanggal 11-12 Mei 2026.
Bibit pala yang di produksi oleh CV Malangka nantinya akan disalurkan untuk kegiatan bantuan pemerintah di Provinsi Maluku Utara tahun 2026. Saat ini, ketersediaan stok bibit pala di CV Malangka Kabupaten Halmahera Barat berjumlah sekitar 180.000 buah dan di Kota Ternate sekitar 144.000 buah. Mayoritas bibit pala yang tersedia merupakan bibit pala varietas ternate 1 yang terkenal dengan produktivitas tinggi hingga 7.595 butir per pohon per tahun serta kualitas biji dan daging buah yang unggul. Monitoring ke penyedia benih ini dilakukan untuk memastikan benih yang nantinya akan disalurkan jumlahnya sesuai dengan kontrak pengadaan serta kualitasnya sesuai dengan standar mutu yang ada pada Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 82/Kpts/Kb.020/10/2023 Tentang Pedoman Produksi, Sertifikasi, Peredaran Dan Pengawasan Benih Tanaman Pala (Myristica spp.)
Berdasarkan pengamatan di lapangan, penyedia benih perlu melakukan perbaikan-perbaikan terutama dalam hal kelengkapan informasi yang wajib ditampilkan di kebun pembibitan seperti tanggal tanam, tanggal semai, jenis varietas, jumlah stok dll sehingga ketika dilakukan monitoring akan memudahkan tim teknis untuk memantau kualitas maupun kuantitasnya. Dalam monitoring tersebut juga ditekankan bahwa penguatan hilirisasi perkebunan harus dimulai dari ketersediaan benih unggul yang terjamin mutunya. Pala bukan tanaman musiman, dimana pala mulai berbuah di usia 5–7 tahun. Karena itu, kualitas benih hari ini adalah kunci produksi esok hari sehingga CV Malangka diminta mengikuti rekomendasi yang diberikan oleh tim teknis untuk keberhasilan Kegiatan Produksi Benih Pala di Provinsi Maluku Utara.