Koordinasi Lintas Instansi Perkuat Implementasi Program PM-AAS di Maluku Utara
Sofifi - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara bersama Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota Maluku Utara, Balai Wilayah Sungai (BWS), PT Pupuk Indonesia, serta para penyuluh menggelar Rapat Koordinasi Potensi dan Target Tanam PM-AAS 1 Juta Ha guna percepatan pelaksanaan Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) di wilayah Maluku Utara. Rapat ini membahas langkah strategis untuk mendukung target nasional perluasan PM-AAS seluas 1 juta Ha, Senin (13/07).
Dalam rapat tersebut, Provinsi Maluku Utara mendapat alokasi seluas 1.512 Ha yang akan direalisasikan di sejumlah Kabupaten/Kota. Selain menetapkan target per wilayah, peserta rapat juga membahas kesiapan sarana produksi, meliputi benih, pupuk bersubsidi, pupuk organik, pembenah tanah, hingga dukungan mekanisasi pertanian.
Koordinasi lintas instansi menjadi fokus utama untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi, seperti Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dan pembaruan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), dapat segera diselesaikan sehingga distribusi bantuan benih dan pupuk berjalan tepat waktu. PT Pupuk Indonesia menyatakan kesiapan mendukung kebutuhan pupuk, sementara BWS akan mempercepat verifikasi usulan perbaikan jaringan irigasi melalui program Inpres.
BRMP Maluku Utara bersama pemerintah daerah juga akan segera melakukan verifikasi lapangan guna memastikan kesiapan lahan, sarana pendukung, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di setiap lokasi. Melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, pelaksanaan PM-AAS di Maluku Utara diharapkan dapat berjalan optimal dan mendukung peningkatan produktivitas serta percepatan pencapaian swasembada pangan nasional.