BRMP Maluku Utara Pantau Progres Pertanian Modern PM-AAS di Halmahera Utara
Kao Barat - Tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara melakukan monitoring kegiatan pertanian di Desa Makarti, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (20/06). Monitoring ini dilaksanakan untuk memantau langsung progres penerapan teknologi pertanian modern atau Advanced Agriculture System (PM-AAS).
Kegiatan uji terap teknologi PM-AAS ini difokuskan pada lahan percontohan seluas 2 hektare dengan menanam padi varietas Inpari 32. Program ini menargetkan angka produksi sebesar 10 ton/Ha yang diproyeksikan akan memasuki masa panen pada bulan September 2026 mendatang. Metode yang digunakan dalam penanaman ini adalah Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan menerapkan perbandingan jarak tanam 4:1 dan 6:1. Petani menggunakan alat inovasi mandiri berupa caplak tanam yang disesuaikan dengan petunjuk teknis PM-AAS, di mana terdapat lorong kosong selebar 50 cm untuk memudahkan pengelolaan. Tim BRMP Maluku Utara juga melakukan pemasangan plang resmi kegiatan PM-AAS serta melakukan penandatanganan kerja sama dengan Petani Penerap dari Kelompok Tani (Poktan) Rizki Tani.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemantauan Bantuan Pemerintah (Banpem) terkait jaringan irigasi tersier. Di Desa Makarti, jaringan irigasi tahap 1 sepanjang 135 meter telah selesai dibangun dan siap mengairi lahan seluas 19,5 Ha. Sementara itu, untuk pengajuan tahap 2 di desa yang sama, saat ini posisinya masih dalam proses melengkapi dokumen pengusulan.
Sebagai tindak lanjut dari temuan di lapangan, BRMP Maluku Utara berkomitmen untuk mengawal percepatan kelengkapan dokumen pengusulan bantuan irigasi tersier tahap 2 dan untuk sementara waktu, petani penerap program PM-AAS didorong untuk memaksimalkan bantuan pengairan secara manual di lahan tanam.