
BRMP Maluku Utara lakukan pendampingan dan monitoring LTT di Kab. Halmahera Timur
Halmahera Timur (26/07) - Kepala BRMP Maluku Utara selaku PJ Kepmentan 458 melaksanakan monitoring LTT di Kabupaten Halmahera Timur bersama dengan Co LO Kabupaten Halmahera Timur, Tim Asistensi dan juga penyuluh setempat pada tanggal 26 s/d 27 Juli 2025. Monitoring ini bertujuan mengetahui perkembangan LTT baik padi gogo maupun padi sawah. Monitoring dilakukan di lima titik lokasi yaitu Desa Binagara Kecamatan Wasile Selatan, Desa Nyaolako dan Desa Foli Kecamatan Wasile Tengah, Desa Sidomulyo dan Akedaga Kecamatan Wasile Timur, serta Desa Cemara Jaya Kecamatan Wasile.
Lokasi monitoring pertama di Desa Binagara terdapat permasalah keterbatasan infrastruktur tidak tersedianya alat tanam dan pascapanen padi, kesulitan mendapat pupuk, hingga kurang nya pendampingan dari dinas maupun stakeholder setempat. Dari Desa Binagara terdapat LTT padi sawah dua hektar. Lokasi kedua yaitu Desa Foli dan Nyaolako, Di Desa Foli diskusi dengan Penyuluh, Kelompok Tani Kamboja, dan Kepala Desa Foli sekaligus memonitoring bantuan Benih Padi Gogo varietas IPB-9G dan herbisida Tufomin. Permasalahan di Desa Foli petani belum menanam karena terkendala biaya pengolahan lahan tinggi dan ancaman hama burung yang menyerang tanaman. Penyuluh dan kepala desa setempat berkomitmen mengupayakan penanaman padi gogo yang sudah diterima pada bulan Agustus dan September. Desa Nyaolako untuk meninjau langsung kondisi pertanaman padi Gogo yang sudah ditanam, permasalahan yang ditemukan di Desa Nyaolako adalah petani belum menanam karena menunggu hujan.
Lokasi ketiga adalah Desa Sidomulyo dan Desa Akedaga, di Desa Akedaga terdapat LTT padi sawah seluas satu hektar. Dua Lokasi ini tidak ditemukan permasalahan yang cukup banyak karena sebagian besar lahan sawah sudah ditanami dan juga terdapat saluran irigasi yang lancar sehingga dapat menyuplai kebutuhan air untuk lahan disekitarnya. Lokasi terakhir yaitu Desa Cemara Jaya, ini tidak ditemukan permasalahan yakni sebagian besar lahan sawah sudah ditanami dan juga terdapat saluran irigasi deengan debit air yang cukup sehingga dapat menyuplai kebutuhan air untuk lahan disekitarnya. Di Lokasi tersebut juga terdapat tambahan LTT padi sawah seluas 0,25 hektar. Dari kegiatan monitoring ini diharapkan dapat meningkatkan LTT di wilayah Kabupaten Halmahera Timur.