BRMP Maluku Utara Hadiri Musrenbang RPJMD Provinsi Maluku Utara
Ternate (25/07) - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara turut hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Maluku Utara 2025–2029 yang digelar di Bela Hotel Ternate pada Jumat (25/7/2025). Acara yang dibuka langsung oleh Gubernur Sherly Tjoanda ini menjadi forum krusial untuk merumuskan arah pembangunan Maluku Utara lima tahun ke depan.
Isu swasembada pangan juga tak luput dari pembahasan dalam Musrenbang kali ini. Gubernur Sherly Tjoanda menyoroti defisit besar pada komoditas pangan strategis seperti beras, daging ayam, dan telur di Maluku Utara. Beliau menegaskan tekad kuat Pemerintah Provinsi untuk mengurangi defisit pangan tersebut demi ketahanan pangan daerah.
Kepala BRMP Maluku Utara, Dr. Ir. Muh Alwi Mustaha, MSi, dalam kesempatan tersebut menyuarakan pentingnya modernisasi pertanian yang membutuhkan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang maju. Tak hanya itu, Dr. Alwi juga menyoroti kebutuhan energi untuk mengoperasikan alsintan. “Kami menyerukan perlunya SPBU-Tani agar petani memiliki akses yang mudah dan murah terhadap BBM,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga menyuarakan perlunya rekonsiliasi konflik ruang antara pertanian padi sawah dengan pertambangan di Wasile. Menurutnya, perlu segera dicarikan jalan tengah untuk mengatasi isu ini agar sektor pertanian tetap dapat berkembang.
Musrenbang RPJMD 2025-2029 ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, DPRD, masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan, serta dihadiri perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Bappenas, Forkopimda, kepala instansi vertikal, Kepala OPD, pelaku usaha, dan komunitas.