BRMP Maluku Utara Dorong Percepatan Tanam Padi di Halmahera Tengah
Direktur Wilayah BRMP Maluku Utara melaksanakan koordinasi bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah, Katimker Penyuluhan, serta Koordinator Wilayah Weda Utara dan Weda Selatan dalam rangka percepatan pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) dan pembahasan usulan CPCL bantuan pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah menyampaikan bahwa program Optimalisasi Lahan (OPLAH) yang didanai melalui APBD sedang dalam tahap pelaksanaan. Kegiatan meliputi pengolahan lahan, pengadaan dan distribusi benih (Ciherang dan Mekongga) untuk dua kali musim tanam sampai akhir tahun sampai proses panen di lokasi sentra produksi padi di Kecamatan Weda Utara dan Weda Selatan.
Koordinator Wilayah Weda Selatan menyampaikan bahwa lahan sawah di Wairoro Indah masih mengandalkan air hujan. Penggunaan pompa air sebagai alternatif sumber irigasi masih terkendala tingginya biaya bahan bakar. Penyuluh dan petani juga berharap adanya normalisasi Rawa Kopi oleh BWS Maluku Utara untuk meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Direktur Wilayah BRMP Maluku Utara mengarahkan percepatan pengolahan lahan agar penanaman dapat dilaksanakan tepat waktu pada akhir Juni. Selain itu, kelompok tani di Weda Selatan didorong untuk mengusulkan bantuan irigasi perpompaan tenaga surya sebagai solusi penyediaan air yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, diharapkan target peningkatan luas tanam dan produksi padi di Kabupaten Halmahera Tengah dapat tercapai guna mendukung program swasembada pangan nasional.