BRMP Maluku Utara Lakukan Monitoring ke Kabupaten Pulau Morotai
Morotai Selatan (23/10) - Dalam rangka mendorong percepatan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di wilayah Maluku Utara, Kepala Balai Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara, Dr. Ir. Muhammad Alwi Mustaha, M.Si, bersama tim melaksanakan kegiatan monitoring lapangan di Desa Aha, Kecamatan Morotai Selatan. Kunjungan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Morotai beserta jajaran staf.
Desa Aha merupakan salah satu sentra utama pengembangan padi sawah di Morotai Selatan dengan luas baku sawah mencapai 397 hektare. Lahan sawah di desa ini menjadi tumpuan utama produksi beras di Pulau Morotai serta berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal. Saat ini, pemuda tani generasi ketiga menjadi penerus utama dalam pengelolaan sawah sekaligus penggerak Gerakan Lumbung Pangan Morotai.
Kunjungan lapangan BRMP dilakukan bertepatan dengan musim tanam raja, yakni periode tanam utama yang ditandai dengan ketersediaan air melimpah dari curah hujan dan sumber irigasi alami. Berdasarkan hasil observasi, aktivitas pertanian tengah berlangsung intensif, mencakup pengolahan lahan menggunakan traktor roda dua (TR2), persemaian, tanam pindah (transplanting), tabela (tanam benih langsung), serta hambela (hambur benih tanpa olah tanah sempurna).
Selain memiliki produktivitas tinggi, Desa Aha juga ditunjang oleh sistem irigasi sederhana yang dikelola tiga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) aktif. Para petani secara rutin melaksanakan pembersihan saluran irigasi secara swadaya, yang juga mendapat dukungan dari Program P3TGAI Kementerian PUPR melalui BWS Maluku Utara. Meski demikian, tantangan drainase di bagian hilir masih menjadi perhatian, terutama saat curah hujan tinggi karena belum adanya saluran pembuangan permanen.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan koordinasi antara BRMP, dinas pertanian, dan kelompok tani semakin solid dalam mendorong peningkatan capaian LTT di Kabupaten Pulau Morotai.